25 Mei 2012
Aku tidak tahu
Aku tidak lagi mengerti
Semuanya membingungkan
Aku tahu
Aku mengerti
Tapi kenapa semuanya tetap terasa membingungkan...?
Tolong....
Aku sudah tidak mengerti lagi
Pikiranku sudah kusut
Pikiran dan tindakanku tidak lagi sejalan
Apa aku kurang keras terhadap diriku
Apa aku kurang keras terhadap pikirku
Ya.. mungkin
Karena terbukti dengan pertahananku yang begini lemah sekarang
Mungkin sekarang aku jadi cengeng
Mungkin sekarang aku jadi manja
Karena aku...
Merasa tidak kuat kalau lebih ketat lagi dari ini
Ingin kabur dari kenyataan
Ingin kabur dari alam pikirku
Tapi itu tidak akan menyelesaikan masalah
Ayolah, kamu lebih kuat dari ini
Kamu lebih tangguh dari ini
Berkali-kali pikiran ini kujejali dalam otakku, kupaksakan masuk
Tidak tahu apalagi yang kurang
Tidak tahu apalagi yang harus dilakukan
Mungkin lebih baik kalau tidak berpikir..
Ingin tidak berpikir
Tapi otak ini tidak bisa berhenti berpikir
Pudica Garden
Another Me
Jumat, 01 Juni 2012
Senin, 14 Mei 2012
Gebetan Baru
Menstalking kegiatan melalui update status d twitternya sudah jadi kegiatan hampir wajibku setiap hari, setiap waktu, setiap kali aku merasa merindukannya.
Padahal aku yang memutuskan, yang menegaskan supaya tidak ada komunikasi lagi. Dia tentu sangat terluka dengan "ketegasanku".
Tapi, diriku malah seenaknya mengintip kegiatan dan statusnya dia.
Aku tidak adil, tapi aku tidak kuat bila tidak mengetahui kabarnya.
Sering aku sangat merindukan dia.
Tadinya kupikir keadaan dia juga sama denganku... Sampai sebelum aku melihat update status twitter terbarunya di tanggal 13 Mei.
Siang itu, seperti biasanya, aku mengecek statusnya, dan... ta- da-!! Ternyata dia sedang flirting dengan orang lain!! Kaget, sungguh!! Impresi pertama, secepat itukah dia sudah melupakan aku??
Kemudian mencoba menenangkan pikiran, siapa perempuan ini, dan ternyata dia sudah punya tunangan!!! Shock berat!!
Dia jadi seperti merendahkan dirinya sendiri, kalau seperti ini, kupikir...
Rasanya aku hampir tidak percaya
Yang membuat aku shock, kata-katanya bukan flirting ringan lagi! tapi bagian yang paling menusuk adalah "kutunggu jandamu"!!
Mirip dengan apa yang pernah dulu dia katakan padaku, dia pernah bilang, tidak akan bisa lupa sebelum saya menikah... ternyata omong kosong....
Teringat semua perkataan dan gombalannya... semuanya apa ternyata memang hanya gombalan belaka? semuanya bohong???? Lagi-lagi aku tertipu oleh 'playboy'??? Sungguh aku sakit hati teramat sangat.. Padahal dulu aku menghargainya, kupikir dia pria baik. Karena kalaupun sebelumnya dia didua, dia mengaku kalau itu karena dia 'tertipu'. Dan aku percaya itu. Setelah ini, aku jadi meragukan, apakah kata-katanya itu benar?? Sampai sejauh mana perkataannya yang benar dan yang menipu???
Lagi-lagi aku menangis karena dia...
Hari ini, 14 Mei siang, aku mulai menata hati dan pikiran lagi... mencoba melihat segalanya dari sudut pandang netral, mencoba dan saaaangggaatttt mencoba untuk menempatkan diri sebagai dia, dalam posisi dia dan alam pikiran dia...
Mencoba meresapi... meresapi... meresapi... sang 'kenapa'. Semua tentu punya alasan.
Saat meresapi itu, mencoba membayangkan posisi dia, dalam pihak yang tidak biasa menahan perasaan dan kangen, tiba-tiba dipaksa untuk itu. Lalu perasaan yang meluap-luap dan meledak-ledak itu sering kutanggapi 'seolah dingin', kecewa, sedih, dan memaki diri sendiri karena tidak kuat, tidak bisa menjadi apa yang dia anggap saya harapkan. Membayangkan berapa malam kelabu yang sudah dia lewati, berapa hari kelam yang dia lewati? dengan perasaan sendu, gundah, rindu yang tidak boleh disampaikan... yang harus dia lewati tanpa boleh menangis (karena itu ketetapan hatinya). Dan semuanya itu tentu terasa jauh lebih berat dibanding aku, yang mungkin sudah mengetahui dari awal kalau ini akan terjadi (=dari awal sudah mempersiapkan diri), walaupun aktual pelaksanaannya tetap berat, namun tentu lebih mengejutkan bagi dia, yang tidak mempersiapkan ke arah ini.
Melihat sudut pandang ini, aku jadi merasa sangat bersalah...membuat dia menderita...
Dari sudut pandang ini, aku belajar untuk mensyukuri keadaannya sekarang, entah.. apa dia sudah benar-benar lepas dari bayangku atau belum, setidaknya dia sudah move on... dia sudah mulai menerima kehadiran orang lain, sudah siap untuk menyambut kebahagiannya sendiri.
Tinggal aku yang masih tertinggal ini, harus bisa maju untuk mengenyahkan bayangmu.
Syukurlah, sekarang aku bisa merasa ikut bahagia atas perjuanganmu.
Syukurlah, yut... Semoga sukses ya, kalau dia memang jodohmu, pasti tidak akan lepas dari genggamanmu, berusahalah sebelum janur itu melengkung! ^____^
Aku memutuskan untuk mempercayaimu. :)
Salam dukungan dan maaf dari orang yang kini masih merindukan bayangmu.
Padahal aku yang memutuskan, yang menegaskan supaya tidak ada komunikasi lagi. Dia tentu sangat terluka dengan "ketegasanku".
Tapi, diriku malah seenaknya mengintip kegiatan dan statusnya dia.
Aku tidak adil, tapi aku tidak kuat bila tidak mengetahui kabarnya.
Sering aku sangat merindukan dia.
Tadinya kupikir keadaan dia juga sama denganku... Sampai sebelum aku melihat update status twitter terbarunya di tanggal 13 Mei.
Siang itu, seperti biasanya, aku mengecek statusnya, dan... ta- da-!! Ternyata dia sedang flirting dengan orang lain!! Kaget, sungguh!! Impresi pertama, secepat itukah dia sudah melupakan aku??
Kemudian mencoba menenangkan pikiran, siapa perempuan ini, dan ternyata dia sudah punya tunangan!!! Shock berat!!
Dia jadi seperti merendahkan dirinya sendiri, kalau seperti ini, kupikir...
Rasanya aku hampir tidak percaya
Yang membuat aku shock, kata-katanya bukan flirting ringan lagi! tapi bagian yang paling menusuk adalah "kutunggu jandamu"!!
Mirip dengan apa yang pernah dulu dia katakan padaku, dia pernah bilang, tidak akan bisa lupa sebelum saya menikah... ternyata omong kosong....
Teringat semua perkataan dan gombalannya... semuanya apa ternyata memang hanya gombalan belaka? semuanya bohong???? Lagi-lagi aku tertipu oleh 'playboy'??? Sungguh aku sakit hati teramat sangat.. Padahal dulu aku menghargainya, kupikir dia pria baik. Karena kalaupun sebelumnya dia didua, dia mengaku kalau itu karena dia 'tertipu'. Dan aku percaya itu. Setelah ini, aku jadi meragukan, apakah kata-katanya itu benar?? Sampai sejauh mana perkataannya yang benar dan yang menipu???
Lagi-lagi aku menangis karena dia...
Hari ini, 14 Mei siang, aku mulai menata hati dan pikiran lagi... mencoba melihat segalanya dari sudut pandang netral, mencoba dan saaaangggaatttt mencoba untuk menempatkan diri sebagai dia, dalam posisi dia dan alam pikiran dia...
Mencoba meresapi... meresapi... meresapi... sang 'kenapa'. Semua tentu punya alasan.
Saat meresapi itu, mencoba membayangkan posisi dia, dalam pihak yang tidak biasa menahan perasaan dan kangen, tiba-tiba dipaksa untuk itu. Lalu perasaan yang meluap-luap dan meledak-ledak itu sering kutanggapi 'seolah dingin', kecewa, sedih, dan memaki diri sendiri karena tidak kuat, tidak bisa menjadi apa yang dia anggap saya harapkan. Membayangkan berapa malam kelabu yang sudah dia lewati, berapa hari kelam yang dia lewati? dengan perasaan sendu, gundah, rindu yang tidak boleh disampaikan... yang harus dia lewati tanpa boleh menangis (karena itu ketetapan hatinya). Dan semuanya itu tentu terasa jauh lebih berat dibanding aku, yang mungkin sudah mengetahui dari awal kalau ini akan terjadi (=dari awal sudah mempersiapkan diri), walaupun aktual pelaksanaannya tetap berat, namun tentu lebih mengejutkan bagi dia, yang tidak mempersiapkan ke arah ini.
Melihat sudut pandang ini, aku jadi merasa sangat bersalah...membuat dia menderita...
Dari sudut pandang ini, aku belajar untuk mensyukuri keadaannya sekarang, entah.. apa dia sudah benar-benar lepas dari bayangku atau belum, setidaknya dia sudah move on... dia sudah mulai menerima kehadiran orang lain, sudah siap untuk menyambut kebahagiannya sendiri.
Tinggal aku yang masih tertinggal ini, harus bisa maju untuk mengenyahkan bayangmu.
Syukurlah, sekarang aku bisa merasa ikut bahagia atas perjuanganmu.
Syukurlah, yut... Semoga sukses ya, kalau dia memang jodohmu, pasti tidak akan lepas dari genggamanmu, berusahalah sebelum janur itu melengkung! ^____^
Aku memutuskan untuk mempercayaimu. :)
Salam dukungan dan maaf dari orang yang kini masih merindukan bayangmu.
Selasa, 08 Mei 2012
Curahan Hati
Sakit..
Galau itu kembali
Galau yang bernamakan dirimu
Ah,,,
Sampai kapan aku harus terjebak dalam lumpur ini?
Kukira dengan tidak berkomunikasi
Semuanya akan berakhir
Akan bisa terbebas dari lumpur ini
Hai kamu,
segeralah enyah dari pikiranku!
Aku jadi menyalahkan dirimu atas segala ketidakmampuanku
Ketidakmampuanku untuk bergerak
Tidak bisa konsen karena engkau
Tidak selera makan karena engkau
Tidak bisa bekerja dengan seharusnya karena engkau
Lihat, aku jadi menyalahkanmu!
Berilah aku sedikit ruang
Berilah aku kesegaran
Untuk menikmati kesendirianku yang kubaca sebagai kebebasan
Walau yang kurasa adalah kesepian
Di dalam ringkukan sepi ini
Sedikit.. hanya sedikit.. kutekan sesedikit mungkin
Kuberharap kau masih mengingatku
Rasamu padaku belum pudar
Inilah keegoisanku
Hai mata
Hai pikiran
Hai hati
Tidak lelahkah kamu?
Mengintai ia dari jauh tanpa ia tahu
Hanya menambah galau dan luka di hati dan pikiran
Aku lelah...
Galau itu kembali
Galau yang bernamakan dirimu
Ah,,,
Sampai kapan aku harus terjebak dalam lumpur ini?
Kukira dengan tidak berkomunikasi
Semuanya akan berakhir
Akan bisa terbebas dari lumpur ini
Hai kamu,
segeralah enyah dari pikiranku!
Aku jadi menyalahkan dirimu atas segala ketidakmampuanku
Ketidakmampuanku untuk bergerak
Tidak bisa konsen karena engkau
Tidak selera makan karena engkau
Tidak bisa bekerja dengan seharusnya karena engkau
Lihat, aku jadi menyalahkanmu!
Berilah aku sedikit ruang
Berilah aku kesegaran
Untuk menikmati kesendirianku yang kubaca sebagai kebebasan
Walau yang kurasa adalah kesepian
Di dalam ringkukan sepi ini
Sedikit.. hanya sedikit.. kutekan sesedikit mungkin
Kuberharap kau masih mengingatku
Rasamu padaku belum pudar
Inilah keegoisanku
Hai mata
Hai pikiran
Hai hati
Tidak lelahkah kamu?
Mengintai ia dari jauh tanpa ia tahu
Hanya menambah galau dan luka di hati dan pikiran
Aku lelah...
Kamis, 03 Mei 2012
Rabu, 02 Mei 2012
Arti Dewasa
Kadang jadi berpikir...
Banyak menahan diri
Banyak mengekang pikiran
Banyak menahan perasaan
Banyak mengontrol ekspresi
Banyak mengendalikan emosi
Itukah arti dewasa....?
Jika ya, orang dewasa itu sosok yang 'tidak' bahagia, kah?
Lalu, kenapa orang mau jadi dewasa?
Apa sih, keuntungan dengan menjadi dewasa?
Apa pengontrolan dan pengekanganku sajakah yang berlebihan?
Lebih dari 'orang dewasa' pada umumnya?
Atau memang aku saja yang cengeng dan merasa sakit atas pengontrolan dan pengekangan yang kulakukan sendiri??
Atau... entahlah... pembenaran apa lagi yang bisa kuberikan atas kondisiku sekarang???
Sakit, lelah...
Berharap kembali ke masa kanak-kanak
Atau kembali pada Yang Di Atas...
Tapi belum waktunya.. kalau sekarang, pasti nggak diterima *LOL* #masibanyakdosa :p
Hahahaaa...
Banyak menahan diri
Banyak mengekang pikiran
Banyak menahan perasaan
Banyak mengontrol ekspresi
Banyak mengendalikan emosi
Itukah arti dewasa....?
Jika ya, orang dewasa itu sosok yang 'tidak' bahagia, kah?
Lalu, kenapa orang mau jadi dewasa?
Apa sih, keuntungan dengan menjadi dewasa?
Apa pengontrolan dan pengekanganku sajakah yang berlebihan?
Lebih dari 'orang dewasa' pada umumnya?
Atau memang aku saja yang cengeng dan merasa sakit atas pengontrolan dan pengekangan yang kulakukan sendiri??
Atau... entahlah... pembenaran apa lagi yang bisa kuberikan atas kondisiku sekarang???
Sakit, lelah...
Berharap kembali ke masa kanak-kanak
Atau kembali pada Yang Di Atas...
Tapi belum waktunya.. kalau sekarang, pasti nggak diterima *LOL* #masibanyakdosa :p
Hahahaaa...
Mamatahan Hate
Hey... apa yang kamu pikirkan..?
Apa yang kamu rencanakan untuk lakukan?
If you do that, You're going to kill yourself!
Tidak boleh!!
Kalau dilakukan, akan semakin sulit untuk keluar!!
Seberapapun inginmu, tidak boleh!
Tidak hanya hati, logika juga penting!!
Mungkin pikiranmu sudah lelah
Mungkin hatimu sudah capai
Bertahan!!
Seperti yang selama ini dilakukan!!
Abaikan!!
Walau itu terasa menyesakkan!!
Ini adalah satu cara untuk membentukmu dewasa!
Tidak ada kata 'terlalu dewasa' untuk usiamu!
Memang sudah waktunya bagimu untuk berpikir secara matang!!
Tahan!
Abaikan!
Untuk sekarang ini, konsentrasi kerja saja,
walau sebenarnya pekerjaan bagimu bukanlah prioritas sama sekali
Tapi dalam kondisi ini, harus dijadikan prioritasmu!
Tahan ya... everything's gonna be alright
It's OK! So please be patient for a little more time
Everything's gonna be alright!! Believe it!
It's Okay! You're tough, girl!
Apa yang kamu rencanakan untuk lakukan?
If you do that, You're going to kill yourself!
Tidak boleh!!
Kalau dilakukan, akan semakin sulit untuk keluar!!
Seberapapun inginmu, tidak boleh!
Tidak hanya hati, logika juga penting!!
Mungkin pikiranmu sudah lelah
Mungkin hatimu sudah capai
Bertahan!!
Seperti yang selama ini dilakukan!!
Abaikan!!
Walau itu terasa menyesakkan!!
Ini adalah satu cara untuk membentukmu dewasa!
Tidak ada kata 'terlalu dewasa' untuk usiamu!
Memang sudah waktunya bagimu untuk berpikir secara matang!!
Tahan!
Abaikan!
Untuk sekarang ini, konsentrasi kerja saja,
walau sebenarnya pekerjaan bagimu bukanlah prioritas sama sekali
Tapi dalam kondisi ini, harus dijadikan prioritasmu!
Tahan ya... everything's gonna be alright
It's OK! So please be patient for a little more time
Everything's gonna be alright!! Believe it!
It's Okay! You're tough, girl!
Senin, 30 April 2012
Di-block??
Dia menghilang...
Kenapa?? Apa yang terjadi?? Gara-gara aku!!??
Kenapa tiba-tiba??
Aku panik...
Ini terlalu tiba-tiba... Setiap waktu selalu menyempatkan diri mengecek statusnya, dan kini tiba-tiba menghilang... Dengan setengah panik kucari-cari dengan berbagai keyword, tidak membuahkan hasil. Kucari melalui daftar mutual friends, kutelusuri satu-satu fotonya, tidak ada. Aku diblokir???? Mungkin.. Tapi saat coba log in dengan akun seorang teman yang tidak kenal dia sama sekali, namanya memang tidak muncul di search result. Kemungkinan besar, memang dinon-aktifkan???
Kenapa???
Mungkin ini yang terbaik, tapi saat ini pikiranku jadi kalut, tidak bisa konsentrasi bekerja, terpikir kenapa, kenapa, kenapa.... dia bahkan tidak mengatakan ataupun memberikan pesan tersembunyi apapun sebelumnya! Malah jadi sangat ingin menghubungi dia... Kulihat googlechat nya selalu aktif... aaahh!! ingin chat dan menanyakan semuanya padanya, kenapa, kenapa, kenapa, tapi khawatir akan kembali lagi, semuanya akan kembali, dan perjuangan yang sudah dilakukan hingga hari ini akan sia-sia...!!
Bingung...
Jadi terbayang suaranya... tawanya... ARGH!!!!
Kenapa?? Apa yang terjadi?? Gara-gara aku!!??
Kenapa tiba-tiba??
Aku panik...
Ini terlalu tiba-tiba... Setiap waktu selalu menyempatkan diri mengecek statusnya, dan kini tiba-tiba menghilang... Dengan setengah panik kucari-cari dengan berbagai keyword, tidak membuahkan hasil. Kucari melalui daftar mutual friends, kutelusuri satu-satu fotonya, tidak ada. Aku diblokir???? Mungkin.. Tapi saat coba log in dengan akun seorang teman yang tidak kenal dia sama sekali, namanya memang tidak muncul di search result. Kemungkinan besar, memang dinon-aktifkan???
Kenapa???
Mungkin ini yang terbaik, tapi saat ini pikiranku jadi kalut, tidak bisa konsentrasi bekerja, terpikir kenapa, kenapa, kenapa.... dia bahkan tidak mengatakan ataupun memberikan pesan tersembunyi apapun sebelumnya! Malah jadi sangat ingin menghubungi dia... Kulihat googlechat nya selalu aktif... aaahh!! ingin chat dan menanyakan semuanya padanya, kenapa, kenapa, kenapa, tapi khawatir akan kembali lagi, semuanya akan kembali, dan perjuangan yang sudah dilakukan hingga hari ini akan sia-sia...!!
Bingung...
Jadi terbayang suaranya... tawanya... ARGH!!!!
Jumat, 27 April 2012
Galau
Tidak ingin dibenci...
Tapi...
Jika itu adalah satu-satunya jalan agar kau tidak lagi sakit
tidak lagi menderita
tidak lagi mengingatku...
Tidak ingin dibenci...
Tapi...
Aku lebih sedih melihatmu yang menderita
Mungkin aku akan sakit...
Tapi itu lebih baik daripada melihatmu sakit...
Tidak ingin dibenci
Tapi...
Jika itu satu-satunya jalan
Jalan yang terbaik agar hatimu cepat sembuh
Mungkin aku akan mau dibenci olehmu
Mungkin memang lebih baik jika kau benci saja padaku
Lalu...
Bagaimana? Apa yang harus kulakukan?
Aku bahkan tidak tahu bagaimana membuat orang lain benci padaku
Aku takut....
Tidak ingin dibenci...
Tapi...
Lebih baik kalau dia membenciku....
Tapi...
Jika itu adalah satu-satunya jalan agar kau tidak lagi sakit
tidak lagi menderita
tidak lagi mengingatku...
Tidak ingin dibenci...
Tapi...
Aku lebih sedih melihatmu yang menderita
Mungkin aku akan sakit...
Tapi itu lebih baik daripada melihatmu sakit...
Tidak ingin dibenci
Tapi...
Jika itu satu-satunya jalan
Jalan yang terbaik agar hatimu cepat sembuh
Mungkin aku akan mau dibenci olehmu
Mungkin memang lebih baik jika kau benci saja padaku
Lalu...
Bagaimana? Apa yang harus kulakukan?
Aku bahkan tidak tahu bagaimana membuat orang lain benci padaku
Aku takut....
Tidak ingin dibenci...
Tapi...
Lebih baik kalau dia membenciku....
Langganan:
Postingan (Atom)


